Pemuda G Obos Babak Belur Dikeroyok

ilustrasiiSEORANG pemuda bernama Helmani Yunus, 22, dikeroyok lebih dari dua orang, di Jalan Diponegoro, depan Rumah Sakit TNI, Palangka Raya. Bahkan, warga Jalan G Obos XIX itu tak mampu memberikan perlawanan. Akibatnya, korban pun babak belur.

Yunus langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pahandut. Kapolsek Pahandut AKP Mulkaifin melalui Kanit Reskrim Ipda Jaka Waluya mengatakan, insiden itu terjadi pada Sabtu (27/12/2014) lalu.

Namun saat dilaporkan pascakejadian, masih dalam bentuk pengaduan masyarakat (Dumas). Dalam laporannya, Yunus mengenali salah satu pelaku. Yakni bernama Razid cs, 20, warga Jalan Sulawesi.
Kemudian pada Senin (5/1/2015), penyidik meningkatkan dumas tersebut menjadi laporan polisi (LP).

“Lalu kita berkoordinasi dengan jajaran lainnya,” kata Jaka kepada wartawan, Minggu (25/1).

Meski berbekal ciri-ciri dan identitas pelaku, Polisi belum berhasil menangkap dalam waktu singkat pascaditingkatkan menjadi LP. Pasalnya, Razid sempat menghilangkan jejak dari kediamannya. Sedangkan rekan Razid kebur menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Namun sepandai-pandainya tupai melompat, pastilah jatuh juga. Razid akhirnya diringkus di kediamannya pada Kamis (22/1/2015) lalu. Dia diamankan oleh anggota Intel Mob Polda Kalteng.

“Setelah tertangkap baru dilimpahkan ke kita. Saat ini statusnya sudah tersangka. Pelaku kita kenakan Pasal 170 Ayat 1 KUHP tentang Perbuatan Kekerasan Terhadap Orang atau Barang Dimuka Umum yang Dilakukan Secara Bersama-sama. Ancamannya 5 tahun 6 bulan,” ungkap Jaka.

Dari hasil pemeriksaan, aksi pengeroyokan itu dipicu lantaran hati tersangka terbakar api asmara. Korban diduga mendekati gebetan tersangka. Hingga pada waktu yang tepat, tersangka membawa rekan-rekannya menghadang korban di depan RS TNI. Kemudian beramai-ramai melakukan pemukulan.

“Dia (Razid) juga pernah terjerat kasus pada 2012. Waktu itu terkait dengan penganiayaan terhadap seseorang,” tuntas Jaka.






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *