Aji Akhirnya Ditemukan Tewas Tenggelam

Kanit Reskrim Ipda Jaka Waluya ketika memantau lokasi terjun Didi.jpg,TEKA-teki mengenai keberadaan satu pelaku pemalakan yang menceburkan diri ke Sungai Kahayan akhirnya terjawab. Ajirai alias Aji, 23, (bukan Didi) ditemukan tewas mengapung di kawasan kampung Beringin, Pahandut Seberang, Senin (26/1) sekitar pukul 05.30 WIB.

Tim penemu adalah mereka yang tergabung dari Barisan Sukarelawan Kebakaran (Balakar), Komunitas Peduli Kemanusiaan (KPK) dan warga setempat.

“Posisinya waktu itu sudah mengapung dengan kondisi tubuh miring terhimpit kayu. Karena arusnya deras. Ditemukan sekitar 2 kg dari pelabuhan Rambang,” kata Ketua Balakar H Sofiannur kepada wartawan, kemarin.

Sebelumnya, keberadaan Aji pascamencebur ke Sungai Kahayan belum bisa dipastikan. Apakah benar-benar tenggelam atau selamat. Namun bagi Sofiannur dkk, modal pencarian diawali lantaran sejumlah warga melihat korban sempat meminta tolong.

“Karena waktu itu ada saksi melihat sekitar 200 meter dari Pelabuhan Rambang di kawasan Rindang Banua, mendengar suara minta tolong. Tetapi warga termasuk mereka yang mencari ikan kemudian tidak mengetahui lagi. Kemungkin setelah meminta tolong langsung tenggelam. Jarak antara korban dan pinggiran sungai diperkirakan 10 meter saat itu,” ungkapnya.

Dari kesaksian itu lah, Balakar, KPK, dan anggota pemadam kebakaran kota melakukan upaya pencarian. “Nah terakhir penyisiran kami di mulai pukul 03.00 WIB, dan ditemukan pukul 05.30 WIB. Kondisinya sudah mengeluarkan aroma tak sedap,” imbuhnya.

Tim kemudian membawa korban ke Pelabuhan Rambang. Ada juga beberapa aparat Kepolisian Polsek Pahandut. Mereka kemudian membawa korban ke kamar mayat RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Pantauan Borneonews, sejumlah kerabat dan keluarga Aji termasuk istrinya Lili, 22, nampak terlihat. Sembari menahan air mata kesedihan, Lili bercerita jika hubungan suami istri bersama Aji sudah berjalan selama 5 tahun. Selama kurun waktu itu, mereka dikaruniai dua momongan.

Dua anak yang ditinggalkan almarhum bernama Rizki, 4,5 dan Riva, 3. Menurutnya, kelakuan Aji sebenarnya baik dan tidak pernah melakukan tindak pidana.

Malam sebelum melakukan aksi pemalakan di Tugu Soekarno, Jalan S Parman pada pukul 23.00 WIB, dua jam sebelumnya dia dijemput oleh Muhammad Aziz alias Aziz yang kini menghuni di jeruji besi Mapolsek.

“Waktu itu diajak temannya pukul 21.00 WIB. Saya tanya mau kemana. Katanya mau keluar sebentar ke depan. Setelah itu tidak pulang-pulang. Padahal biasanya pulang ke rumah,” kata Lili.

Lili sempat gelisah menanti kedatangan Aji yang tak kunjung pulang. Apa daya, kala itu ia tidak bisa menghubungi Aji mengingat handphonenya juga ditinggal di rumah. Dia hanya bisa menanti kabar selanjutnya hingga Aji ditemukan tewas tenggelam.

Sementara itu, Kapolsek Pahandut AKP Mulkaifin melalui Kanit Reskrim Ipda Jaka Waluya mengatakan, dengan ditemukannya Aji maka proses penyidikan terhadap Aji dihentikan.

Seperti diberitakan, Aziz dan Aji memalak Adi Saputra dan Aprilianti Ria Siska ketika sedang nongkrong di Tugu Soekarno, Jalan S Parman, Palangka Raya, Jumat (23/1) sekitar pukul 23.00 WIB.

Aziz dan Aji kemudian meminta uang sebesar Rp 200 ribu. Namun Adi menjawab tidak ada. Kemudian Aziz mencabut belati. Sedangkan Didi langsung merampas handphone Samsung Galaxi. Keduanya lalu lari menuju motor dan tancap gas menuju arah Pasar Besar.

Korban mengejar. Dia lalu singgah sejenak di Jalan Flamboyan Bawah memberitahukan kepada keluarganya kalau dirinya usai dipalak. Mendengar hal itu, keluarga korban bergegas meluncur.

Korban kemudian mengetahui pelaku berada di Pelabuhan Rambang. Dia kemudian mendatangi pelaku setelah kenal dengan baju warna merah. Korban lalu merebut handphone hingga terjadi adu mulut berujung pada perkelahian.

Beberapa menit kemudian, keluarga korban berdatangan. Mereka juga dipersenjatai dengan senjata tajam lengkap.

Mengetahui hal itu, kedua pelaku kalang kabut. Aji nekad mencebur ke sungai sedangkan Aziz lari menuju perumahan penduduk. Karena handphone berhasil direbut, korban pun pulang dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Pahandut.



« (Previous News)



Comments are Closed