Sebenarnya, Apa Tujuan Pacaran Jaman Sekarang?

Sebenarnya, Apa Tujuan Pacaran Jaman Sekarang?

Sebenarnya, Apa Tujuan Pacaran Jaman Sekarang? – Di zaman sekarang ini mungkin bagi kalian yang masih “waras” adalah zaman dimana orang pada “nggak waras”, bukan begitu? Orang-orang pada berbuat maksiat di alun-alun kota, badboy pada berkeliaran, cabe-cabean pada berkembang biak, dan hal yang “nggak waras” lainnya.

Lalu hal yang paling fenomenal diantara semua itu adalah pacaran. Apakah Malik Abimanyu sendiri pernah pacaran? Dari saya lahir sampai tua begini saya Alhamdulilah tidak pernah pacaran, namun pernah suka sama wanita, karena kalau tidak suka sama wanita, bisa-bisa saya ikutan “nggak waras” dong.

Saya sebelumnya pernah membuat artikel tentang pacar-pacaran (Baca Juga: Ini Dia Kenapa Kamu Harus Punya Sahabat Ketimbang Pacar). Dan di artikel tersebut saya merekomendasikan kamu untuk memiliki seorang sahabat daripada memiliki pacar, mengapa? Baca aja tuh artikel biar paham, bruakakaka.

Oke kembali ke topik. Apa tujuan kita berpacaran? Jawabannya tentu saja untuk mengenal satu sama lain karena nantinya setelah pacaran, akan menikah. Masalahnya adalah, kita kerap menemui bocah-bocah SD, SMP, dan SMA yang kerap ditemukan sedang bermesra-mesraan di suatu tempat yang sepi, tidak lain dan tidak bukan adalah pacaran.

Dan pertanyaannya ialah, apakah selesai menempuh SD, atau SMP, atau SMA mereka akan langusng menikah? Kan sudah jelas ‘kan apa tujuan pacaran? Yaitu untuk mengenal satu sama lain untuk ke jenjang berikutnya yaitu pernikahan. Namun apa daya, “bocah-bocah” tersebut masih pada labil semua, baru satu bulan menjalin hubungan “pacaran abal-abal”, eh tau-tau sudah putus.

Dan penyebab putusnya itu terkadang juga “nggak waras”, kadangkala yang cowok selingkuh, atau yang cewek selingkuh. Juga terkadang yang cowok kurang perhatian sama cewek, eh si cewek minta putus. Bagaimana nanti kalau mereka nikah? Apakah akan seperti itu? Pfft.

Jadi kesimpulannya ialah, pacaran jaman sekarang itu bukan untuk perkenalan satu sama lain untuk ke jenjang pernikahan, melainkan pacaran jaman sekarang itu semata-mata hanya untuk hiburan saja. Bagaimana tidak? Terkadang bocah SMP baru meladeni hubungan pacaran 1 bulan eh tau-taunya putus, berarti 1 bulan sebelumnya dia dengan pasangannya hanya menikmati kegiatan pacaran tersebut bukan? Seperti SMS-san, BBM-an, ketemuan, makan-makan sampai kembung, dan lain sebagainya.

Lagi pula didalam ajaran Islam itu tidak ada yang namanya pacar-pacaran, melainkan ta’aruf. Tau apa itu ta’aruf? Silahkan klik disini untuk pengertian ta’aruf. jadi Ta’aruf itu lebih aman ketimbang pacaran. Mengapa? Silahkan browsing aja dulu ya biar paham, susah menjelaskan-nya, muehehe.

Ada juga hal yang “nggak waras” lagi, dimana saya pernah berpikir, mengapa teman-teman saya yang sudah menjalin hubungan pacaran dengan orang lain lalu ujung-ujungnya putus masih mau pacaran lagi? Itulah pertanyaan yang bikin saya hampir “nggak waras”. Sudah jelas pacaran itu pasti ujung-ujungnya putus, eh malah tidak kapok-kapok-nya untuk pacaran, jadi hal ini terikat dengan kesimpulan tadi bahwa pacaran jaman sekarang itu hanya untuk hiburan saja.

Lalu bagaimana cara mengatasi rasa cinta yang berlebihan? Sangat mudah, yaitu dengan melakukan keguatan-kegiatan yang bermanfaat. Apa contohnya? Membuat artikel atau menulis, membaca, nonton TV (Nonton-nya jangan lupa nonton acara Dahsyat biar greget), bermain dengan teman-teman, mengikuti ekstrakulikuler dan lainnya. Juga jangan sekali-kali kamu sok cari perhatian, misalkan kamu bergaya keren saat bermain basket hanya untuk mencari perhatian para cewek-cewek yang ternyata cewek-cewek tersebut adalah cabe.

Lalu bagaimana agar saya tidak pacaran? Wah kalau ini gampang banget, cukup cintailah cita-cita kamu. Maksudnya? Kamu pasti punya cita-cita bukan? Misalnya kamu memiliki cita-cita menjadi pengangguran sukses, maka kejarlah cita-cita tersebut, giatlah dalam belajar, jangan lupa doa, berbakti sama orang tua, maka lama-kelamaan kamu akan ber-evolusi menjadi manusia yang “waras”, yang menganggap pacaran hanyalah buang-buang waktu.

Jika sudah menggapai cita-cita kamu yaitu menjadi pengangguran sukses, maka pasti cewek-cewek entah itu cabe-cabean, “wanita”, setengah “wanita” akan terpikat dengan ke-tampanan kamu, yah walau kamu itu wajahnya pas-pasan namun syukuri saja, yang terpenting kamu itu sudah mapan, mengapa? Karena cowok tampan akan kalah dengan pria mapan.

Oke sekian artikel yang “emejing” ini, semoga mata hati, dan pintu hati, dan juga kuping hati kamu terbuka bahwa pacaran itu hanya buang-buang waktu saja, melainkan pacaran sehat (Ta’aruf) lah yang sangat bagus. Oke sekian Wassalamualaikum Wr Wb.






3 Comments to Sebenarnya, Apa Tujuan Pacaran Jaman Sekarang?

  1. Greget Art says:

    Sekarang mah anak kecil juga uda pacaran -_-

  2. Zidhasta says:

    agan ini anka muda banget postingannya,,,

    sukses selalu terus ingatkan kita yang bang

  3. Ternak Lele says:

    bagus sekali info yang di berikan
    tambah betah blog agan
    terimakasih info nya