Berbagai Dampak Buruk Dari Penggunaan Media Sosial

Berbagai Dampak Buruk Dari Penggunaan Media Sosial
Gambar Dari Google



Berbagai Dampak Buruk Dari Penggunaan Media Sosial – Siapa sih disini yang gak kenal sama yang namanya media sosial? Nama kerennya itu Social Media. Sosial media itu apa sih? Bagi kamu yang belum mengetahui media sosial, sini mas tampfan bantu, media sosial itu tempat kita bersosialisasi dengan sesama makhluk yang tentunya manusia. Jadi bisa diibaratkan, media sosial itu bagaikan dunia ke-2 berbentuk digital (Digital? Pfft).

Jadi di dunia tersebut kita bisa berinteraksi dengan manusia lain dari seluruh dunia ini. Pokoke media sosial itu sangat luas dan juga bebas lah. Namun itu, sangking bebasnya media sosial, banyak orang-orang yang terjerumus dalam “kebebasan” tersebut.  Nah tentunya dampak dari terjerumus dalam kebebasan tersebut banyak hal-hal yang netaive. Seperti apa? Nah maka dari itulah artikel berbagai dampak buruk dari penggunaan media sosial ini dibuat. Yuk capcus kita simak.

1. Kita Akan Jadi “Bad Boy” di Media Sosial

Kalau di dunia nyata ada istilahnya Bad Boy (Sebutan bagi anak-anak remaja atau orang yang berperilaku buruk seperti berkata kotor dan sebagainya), di media sosial juga ada yang namanya Bad Boy, nggak kalah bukan? Ya betul, sangking bebasnya jangkauan media sosial, Bad Boy yang di dunia nyata pun bisa mengakses media sosial, alhasil yah, media sosial juga dipenuhi sama Bad Boy dunia nyata.
Dan sangking banyaknya Bad Boy masuk ke jejaring sosial atau media sosial, tentunya bagi anak-anak culun kaya ktia ini akan mudah sekali terpengaruh oleh hal tersebut kan? Maka dari itu peranan orang tua sangat wajib disini loh. Oiya berikut ini ada gambar yang menarik yang di ambil oleh artis terkenal di Indonesia yang bernama Deddy Corbuzier.
Oke bisa kita lihat disitu yang bernama steven.shin mengirim post di Twitternya Pak Deddy Corbuzier. Dengan kata-kata kasar dan ngotot, si steven.shin memperolok-olok produk OCD, yang saya tau OCD itu merupakan buku panduan olahraga yang dirilis sama Pak Deddy Corbuzier. Entah apa maksud dari si Steven tersebut, yang pasti saya menge-cap dia sebagai orang yang terkena dampak negative media sosial.
Namun, setelah 10 jam kemudian, putra dari Pak Deddy Corbuzier mengomentari kiriman dari si Steven tersebut, dengan menggunakan bahasa Inggris biar keren tentunya. Nggak tau artinya? Oke saya akan coba menerjemahkan, jadi arti yang di kirim sama anaknya Pak Deddy Corbuzier yang bernama Azka tersebut begini, “Jangan berkata seperti itu kepada ayahku! Itu tak pantas dan buruk. Berkata kata buruk kepada ayahku tidak akan membuat keadaan membaik.” Begitu lah kira-kira artinya.

Pendapat Saya Tentang Hal Ini

Menurut saya sih sebaiknya si Azka tak usah memperdulikan kiriman dari si Steven tersebut, mengapa? Karena tidak akan membuat keadaan lebih baik, malah mungkin tambah panjang menurut saya. Tapi ya maklum lah, siapa sih yang nggak tahan kalau keluarga kita di hina pakai kata-kata kotor seperti itu? Ya tentu marah lah. Tapi mungkin sebaiknya diamkan aja.

2. Kamu Bakal Lupa Waktu

Yang ini merupakan dampak yang juga sama fatalnya dengan yang nomor satu tersebut. Apa yang dimaksud dari lupa waktu? Emang apa hubungannya sama dampak negative maen Media Sosial? Ya tentu ada tentunya. Oke sekarang saya akan kasih contohnya begini.

Pada pagi hari, tepatnya pada subuh-subuh sekitar jam setengah lima pagi, kamu terbangun. Bukannya mengambil air wudhu untuk melakukan ibadah sholat Subuh di masjid atau Mushola, eh kamu malah buka ponsel Smaretphone kamu dan buka pesbuk. KEasyikan pesbuk sampai jam 5, dan kita tau bahwa umumnya jam 5 itu sholat subuh jamaah sudah selesai. Saat itu bahkan kamu masih keasyikan maen pesbuk, chat sama gebetan kamu, sampai akhirnya jam sudah menujukkan pukul 6 pagi, dan matahari sudah terbit yang artinya jika kamu sholat subuh, maka sudah telat. Eh parahnya lagi kamu sampai tidak ingat untuk melakukan sholat Subuh, malah masih lanjut maen pesbukan.

Begitulah kira-kira perumpamaannya. Dan tentunya sebagai pengguna media sosial, saya sendiri juga pernah mendapati momen lupa waktu dan perumpamaan tersebutlah yang terjadi pada saya waktu itu. Yah bisa dibilang perumpamaan diatas tadi merupakan pengalaman saya di dunia nyata sih, tapi ingat, jangan kamu tiru yah, dan Alhamdulilah hal tersebut sudah mulai hilang dari kehidupan sehari-hari saya.

3. Porn Dimana-Mana

Ya, yang ini merupakan hal yang juga sangat fatal dari dampak negatif sosial media. Saya sendiri akan menceritakan pada bagian ini menurut pengalaman saya. Porn yang disini maksudnya adalah porn pada umumnya, yaitu konten yang hanya boleh dilihat oleh orang yang sudah dewasa, yaitu pada umur 18 tahun keatas. Namun sayangnya, konten porn tersebut masih juga tersebar tanpa adanya batasan.
Ini pernah saya alami di media sosial sejuta umat yang bernama Facebook. Facebook tentunya layak di sebut sebagai media sosial terbesar di dunia bukan? Sangking besarnya, mugnkin para karyawan Facebook dan Pak Mark sang pendiri Facebook kualahan untuk mengurus berbagai keamanan Facebook. Salah satunya konten dewasa yang saya maksud tersebut.
Tau tidak, ada banyak loh Fanspage, Group, bahkan akun Facebook yang mengandung unsur porn. Untuk fanspage sendiri yang mengandung unsur porn saya pernah temui, di fanspage tersebut sering upload tentang konten porn, tepatnya dalam bentuk kartun. Jadi Fanspage tersebut di jadikan sebagai media promosi situsnya, yaitu situs dewasa anime hentai (Kartun Jepang namun berunsur porno).
Sedangkan untuk group, saya ambil contoh ada sebuah group yang bernama TRUTUTUT, namanya memang tidak mencurigakan, karena tak ada kata-kata porn di dalamnya, namun saat kamu memasuki abhkan join group tersebut, eh tau-taunya para member disitu bejad-bejad semua, mereka ternyata para penggemar video porn, entah itu dalam bentuk kartun maupun realnya.
Yah disinilah letak dampak negatifnya, sangkin luasnya jangkauan media sosial, maka banyak pula pengguna yang semena-mena menggunakan media sosial sebagai media kebejadannya tersebut. Baiklah, disini langsung saja saya tutup, terima kasih sudah membaca artikel “tak lulus sensor” ini, semoga kamu sadar betapa pentingnya memperhatikan anak kamu saat menggunakan Facebook. Sekain Wassalamualaikum Wr Wb.





Comments are Closed