Curhatan Eps 1

Curhatan Eps 1
Look My Face, Handsome Right?

Halo eperibadi, kembali lagi sama saya Malik Abimanyu. Oke kali ini saya bakal membagikan pen6tgalaman-pengalaman saya, yah bisa dibilang ini adalah artikel curhatan. Sebenarnya males bagi saya untuk membuat artikel curhatan model beginian, kenapa? Karena 4l4y. Saya pribadi sebenarnya suka sih dengan membagi apa yang sedang saya rasakan kepada teman-teman saya, namun jarang. Sekalipun saya curhat, pasti udah minder semua teman-teman saya, bikaus tau sendiri lah saya nanti curhatannya apa, paling mangan, turu, lan ngising.

Dan kali ini ada 2 hal yang akan saya bahas, yaitu diantaranya ada bagian Asmara, dan yang satu lagi ada bagian Kebiasaan Buruk. Di dua bagian tersebut juga saya selipkan beberapa lawakan yang garing dan tak akan membuat kamu ketawa apalagi mesem-mesem.

Dan tolong abaikan gambar di samping.

Okelah, tanpa bacot lagi, langsung saja saya mulai.

1. Asmara

Oke di bagian pertama ini saya akan membahas tentang asmara saya. Dan perlu di ketahui, bahwa saya ini SINGLE, yang artinya tak punya pacar. Loh kok ada bagian asmara di artikel ini? Yup, itu karena akhir-akhir ini saya sedang di mabuk cinta (4l4y mode on).
Ada seorang wanita di sekolah saya, tepatnya yaitu satu jurusan dengan saya (Multimedia), yah bisa dibilang dia itu cantik (Entah baik atau alim, karena saya suka dengan cewek yang baik serta juga alim). Yang artinya, yang saya tau adalah dia baru memiliki “fitur” cantik.
Saya sering bertemu atau berpapasan dengan dia saat saya ingin pergi ke kantin, sholat ke Masjid sekolah, masuk ke kelas, dan lain-lain. Namun mirisnya adalah saya tak pernah ngobrol dengan dia, ya, kampret memang.
Tapi tak apa, lagi pula saya tidak ada niatan untuk berpacaran dulu, lah wong sing arane SINGLE ya tentunya tidak ingin berpacaran untuk suatu alasan, begitu pula dengan saya. Bukannya sok ya, tapi saya ini lagi kepengin sukses dulu, saya lagi kepengin “beli kapal pesiar yang gak pakai duit orang tua”, karena jujur, duit saku sekolah saya saya masih ngemis sama orang tua (Maksudnya saya ingin menjadi orang sukses terlebih dulu).
Dan yang lebih mirisnya lagi, saya tak tau nama panjang serta nama panggilannya, keren bukan?
Di kelas saya banyak yang mengatai saya itu JONES, jarang keluar rumah, gak ada yang naksir, yup memang, tapi opsi JONES tersebut mungkin harus di ganti dengan SINGLE. Tapi mirisnya lagi, yang selalu mengata-ngatai saya JONES, dia juga JONES, lebih mantap bukan?
Oke kita balik lagi ke asmara tadi, seperti yang saya beritahu tadi bahwa ada seorang wanita yang saya idam-idamkan, aduhai banget. Tapi presentase “kemenangan” saya itu cuman -1% mungkin, karena saya sangat canggung atau gugup bila saya berbicara atau ngobrol dengan cewek yang cantik atau cewek yang saya suka.
Kalau lagi bahas bakso, eh malah saya bahas somai. Tapi untungnya saya tak pernah ngobrol dengan si doi, jadi secara otomatis saya tidak membuat diri saya sendiri malu dengan kebiasaan saya canggung bila ngobrol dengan wanita.
But wait…
Sepertinya pandangan tentang “tak ada yang naksir” yang di lontarkan teman sekelas saya itu salah. Karena saya merasa ada cewek dari jurusan lain yang naksir dengan saya, itu memang terlihat mustahil bagi saya, masa iya wong gendeng kaya aku itu ada yang naksir.
But wait again…
Sepertinya bukan hanya satu saja yang naksir dengan saya, ada pula cewek dari jurusan lain yang naksir dengan saya. Ini semakin mustahil, masa iya ada 2 cewek yang naksir sama wong gendeng kaya aku ini.

2. Kebiasaan Buruk

Setiap orang di dunia ini tentunya memiliki kebiasaan buruk, termasuk saya. Mungkin saya adalah manusia yang memiliki kebiasaan buruk yang paling buruk. Selain menjadi seorang pelajar standar, saya juga seorang pengangguran yang bisa dibilang sudah sukses.
Setiap hari saya cuman mangan, turu, lan ngising. Tapi Alhamdulilah, setelah saya pergi ke klinik TongPang, saya sudah memiliki beberapa pekerjaan untuk mengusir kebiasaan buruk saya mangan turu ngising tersebut.
Apa kerjaannya? Ya ini, ngeblog. Selain ngeblog saya juga sering menerima job nulis artikel. Dan Alhamdulilah lagi, hasilnya lumayan untuk membeli beras untuk makan besok. Namun bukan berarti mendapatkan kerjaan saya sudah terlepas dari yang namanya pengangguran sukses, tidak. Saya masih memiliki sifat “pengangguran sukses” dalam diri saya.
Malah sekarang nambah, dari yang awalnya cuman mangan turu lan ngising, sekarang ada lagi, yaitu main game. Jujur dari kecil saat saya masih TK saya sudah tertarik untuk bermain game. Saya ingat betul saat saya pertama kali memainkan console PS2, yaitu pada saat saya masih SD kelas 1. Saya lari-larian dari rumah ke rental PS, kemudian bayar 2000 rupiah untuk mendapatkan waktu 1 jam bermain PS 2. Yang lebih kampretnya lagi, teman saya itu memanfaatkan saya.
Kamu tau sendiri lah, console kan bisa dimainkan dua orang bukan? Yup, itulah yang teman saya lakukan, dia memanfaatkan fitur “Player 2” tersebut untuk main gratisan.Tapi untungnya dulu saya masih bego, jadi saya tak merasa di rugikan dengan hal tersebut. Nah anehnya, saya merasa di rugikan pas saya sudah kelas 5 SD.
Kemudian dari yang awalnya console pindah ke PC. Sama seperti tadi, saya dari rumah lari-larian ke warnet hanya untuk bermain game saja. Game yang pertama kali saya mainkan di PC Warnet itu adalah Counter Strike versi 1.6 yang sangat saya sukai. Kampret bukan? Yang namanya warnet itu di pakai untuk browsing, main game online, dan lain sebagainya, lah ini saya malah main game offline yang gak guna.
Dan sekarang saya sudah kelas 1 SMK, namun kebiasaan nge-game masih melekat pada tubuh saya yang cungkring ini. Namun karena faktor umur dan adanya sifat “internet marketing” (Ciaaa…) dalam diri saya, akhirnya saya berinisiatif untuk bermain game sekaligus mendapatkan rejeki. Yaitu dengan merekam permainan atau game yang sedang saya mainkan, kemudian saya ngomong atau berkomentar tentang game yang sedang saya mainkan, lalu saya upload deh lewat YouTube.
Dan perlu di ketahui juga, YouTube itu membayar kamu para usernya yang memiliki viewer atau penonton banyak.
And… sekarang kebiasaan buruk saya yang namanya game tersebut bukan lagi menjadi kebiasaan buruk, namun pekerjaan.
Dan ada satu lagi kebiasaan buruk yang sangat buruk, yaitu anti-sosial. Bukan berarti saya tak suka ngoborol dengan teman-teman, tapi saya benar-benar malas untuk keluar rumah, mengobrol sama tetangga, dan lain sebagainya. Mungkin karena adanya smartphone dan juga teknologi yang semakin hari semakin maju, membuat saya menjadi mblangsak seperti ini.

Penutub…

Oke mungkin itu saja curhatan pada episode kali ini. Mungkin terdengar alay tapi tak apalah. Wong yang namanya artikel 4l4y jgua harus 4l4y dong yah.
Oke sekian artikel untuk minggu ini, jangan lupa share ke teman-teman kalian lewat media sosial, dan juga jangan lupa untuk berikan kritik dan saran lewat kolom komentar di bawah. Nama saya Malik Abimanyu, and see you next time. Wassalamualaikum Wr Wb.





2 Comments to Curhatan Eps 1

  1. Next owh bim , curhat lagi , penasaran nih sama si doi !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *