Berbagai Jenis Asuransi

Berbagai Jenis Asuransi
Berbagai Jenis Asuransi



Berbagai Jenis Asuransi – Asuransi di Indonesia memiliki dua jenis. Jenis asuransi yang ada di Indonesia yang pertama adalah bernama asuransi tradisional, sedangkan jenis asuransi yang ada di Indonesia yang kedua bernama asuransi non-tradisional.

Nah seperti judul artikel ini, kita akan membahas mengenai kedua jenis asuransi tersebut. Ingin tau lebih banyak? Ayo mari kita bahas bersama-sama.

Jenis Asuransi Tradisional

Oke, pertama tentunya akan membahas mengenai jenis asuransi Tradisional. Asuransi tradisional ini bisa juga kita sebut dengan Life Insurance Policy atau bisa juga di sebut dengan polis asuransi jiwa. Life Insurance Policy merupakan polis yang pihak perusahaan asuransi wajib untuk membayar kerugian atas kematian orang yang menjadi pelanggan sang perusahaan asuransi tersebut. Kemudian ada juga jenis-jenis asuransi tradisional, diantaranya adalah :

1. Asuransi Berjangka (Insurance Term Life)

Jenis asuransi tradisional yang pertama adalah bernama asuransi berjangka, atau bahasa inggrisnya adalah insurance term life. Untuk asuransi tradisional berjangka ini merupakan jenis asuransi yang mempunyai premi yang super duper paling murah di bandingkan semua asuransi lainnya. Namun uang pertanggungannya sangat besar, yaitu terkadang bisa menyentuh angka ratusan juta sampai dengan milyaran, namun juga di lain sisi premi dari asuransi tradisional berjangka ini tidak terlalu besar sehingga menghemat pengeluaran.
Nah satu lagi yang harus kamu tau tentang asuransi term life atau berjangka ini adalah, ketika saat asuransi ini memiliki kontrak yang hampir berakhir, dan ternyata sang tertanggung masih sehat dan tidak terkena penyakit (dalam artian tidak sedang berada di rumah sakit), maka uang kontrak berakhir dengan uang yang tidak di berikan kepada sang tertanggung. Ini dikarenakan sistem dari asuransi berjangka ini tidak memanfaatkan nilai tunai.

2. Asuransi Permanen (Insurance Whole Life)

Kemudian jenis asuransi tradisional yang kedua adalah asuransi permanen atau bisa juga di sebut dengan asuransi whole life. Asuransi yang satu ini memiliki sistem nilai tabungan. Kemudian masa proteksi dari asuransi permanen atau insurance whole life ini terbilang panjang, yaitu mencapai sembilan puluh sembilan tahun (99 tahun). Tidak seperti asuransi sebelumnya yaitu asuransi berjangka (Insurance Life Term), asuransi permanen ini preminya lebih mahal.
Untuk asuransi permanen ini, saat kontraknya berakhir, sementara ternyata sang tertanggung masih sehat tanpa ada penyakit (Maksudnya tidak sedang berada di rumah sakit), maka uangnya atau nilai tunainya akan di berikan kepada sang tertanggung. Kemudian ada hal yang perlu kamu ketahui dari asuransi yang satu ini, dimana asuransi permanen ini bila tidak dapat membayar premi, maka sang pemegang polis berhak untuk mengeruk dana dari nilai tunianya. Hal ini tidak ada pada asuransi berjangka atau insurance term life.

3. Insurance Endowment (Asuransi Dwiguna)

Selanjutnya adalah asuransi dwiguna atau bahasa Inggrisnya adalah Endowment Insurance. Asuransi yang satu ini mirip seperti asuransi term life, namun tentunya tidak mirip 100%. Oke sekarang saya akan langsung berikan perumpamaan. Katakan asuransi pendidikan. Kita tau bahwa asuransi pendidikan adalah asuransi yang mengeluarkan uang saat anak kita berusia sekitar 5 tahun (Nanti uang tersebut akan di gunakan untuk biaya masuk TK atau Taman Kanak-Kanak), kemudian uang juga akan di keluarkan lagi pada saat anak kita sudah berumur 7 tahun (Uang tersebut akan di gunakan untuk biaya masuk Sekolah Dasar atau SD), dan seterusnya.
Namun asuransi dwiguna ini bisa di bilang termasuk asuransi yang mahal, bila di bandingkan dengan term life insurance dan juga whole life insurance, asuransi yang satu ini sangat lah mahal.

Jenis Asuransi Non-Tradisional

Oke, jenis asuransi selanjutnya yang akan ktia bahas adalah asuransi non-tradisional. Asuransi yang satu ini hanya memiliki 1 jenis, yaitu unit link. Asuransi ini memiliki kegunaan untuk proteksi seperti asuransi pada umumnya, namun tentunya ada beberapa hal lagi selain proteksi, yaitu asuransi non-tradisional ini juga dapat kita manfaatkan untuk investasi. Nah, di asuransi non-tradisional ini uang premi yang sudah kamu bayarkan akan digunakan sebagiannya untuk membayar proteksi, kemudian uang premi yang sebagian lagi bakal di tempatkan di reksa dana (Tentunya betnuknya merupakan unit link).
Menurut saya, asuransi unit link atau asuransi non-tradisional yang satu ini sangat sulit untuk kita pahami. Asuransi ini harus kamu cermati secara seksama agar nantinya kamu akan paham betul tentang asuransi non-tradisional atau asuransi unit link ini.

Sumber : http://asuransiaja.blogspot.co.id/2013/01/jenis-asuransi-jiwa.html






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *