Bagaimana Caranya Melakukan Audit SEO

Bagaimana-Caranya-Melakukan-Audit-SEO

 

Artikel ini akan mengajarkan Anda secara rinci bagaimana melakukan audit SEO dan Anda akan mengetahui bahwa sebenarnya tidak semua audit merupakan mimpi buruk.

 

Mengapa Anda Perlu Audit SEO ?

Ketika Anda berpikir berapa banyak waktu yang SEO butuhkan, Anda akan kesulitan untuk menjawabnya. Meski mungkin saja benar bagi sekian banyak kegiatan SEO, seperti mendapatkan ribuan backlink yang berkualitas rendah tidak hanya membuang waktu, tetapi benar-benar bisa merusak peringkat Anda, namun berbeda dengan audit SEO. Audit SEO sudah pasti tidak akan membuang waktu Anda. Ya, audit menyeluruh untuk suatu situs besar bisa berlangsung berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, tetapi tanpanya Anda ibarat masuk kedalam kegelapan.

Pada dasarnya, tujuan utama dari audit SEO adalah untuk memberikan ide di mana upaya SEO Anda sudah mencapai sejauh mana. Tanpa pengetahuan ini, tidak masuk di akal untuk melakukan suatu kegiatan SEO, karena Anda tidak tahu apa yang Anda dapatkan kembali dari mereka. Inilah sebabnya mengapa seorang profesional SEO sesekali perlu melakukan audit SEO (tapi lebih baik lagi lakukan secara rutin).

 

Jelajahi Situs Anda

Sebelum Anda mulai dengan langkah-langkah analisis audit SEO, Anda perlu melakukan beberapa persiapan. Yang pertama adalah jelajahi situs Anda. Langkah Ini akan memberitahu Anda jika situs Anda memiliki bagian yang tidak dapat diakses oleh search engine. Jika ditemukan halaman atau bagian yang demikian, Anda langsung tahu mengapa mereka tidak memiliki peringkat yang baik, sebenarnya mereka tidak memiliki peringkat sama sekali karena mereka tidak termasuk dalam database search engine.

Untuk menjelajahi situs Anda, Anda perlu bantuan alat. Sudah ada cukup banyak alat bantu untuk melakukan crawling atau menjelajah, tapi di antaranya kami merekomendasikan Search Engine Spider Simulator. Sebuah alat sederhana yang dapat memberitahu Anda mana bagian yang diindeks dari situs Anda dan mana yang tidak.

 

Periksa Apa Yang Search Engine Katakan tentang Situs Anda

Sebuah alat jelajah memberi Anda informasi kasar tentang bagian mana dari situs Anda yang diindeks dan mana yang tidak, namun tidak semua data tersebut kita butuhkan. Kenyataannya adalah sebuah halaman yang bisa dijelajahi tidak selalu berarti termasuk dalam database search engine. Oleh karena itu, kita perlu memeriksa apakah halaman yang bisa dijelajahi tadi termasuk ke dalam database search engine atau tidak.

Namun untuk melakukannya, kita perlu meretas database dari Google, Bing dan search engine lain dan ini tentu bukan cara yang benar. Berikutnya adalah dengan menggunakan Webmaster Tools yang ditawarkan secara gratis oleh search engine. Jika Anda tidak terbiasa dengan Google Webmaster Tools atau Bing Webmaster Tools, inilah saatnya untuk memulai dan gunakan secara rutin. Data yang mereka berikan belum semuanya, namun cukup untuk melakukan audit SEO.

 

Waktunya untuk Audit SEO yang Sebenarnya

Setelah Anda selesai melakukan pemeriksaan di atas dan melihat laporan webmaster tools, sekarang kita bisa memulai audit SEO itu sendiri.

 

1. Analisis Aksesibilitas dan Kemampuan Indeksasi

Langkah pertama pastikan bahwa Anda tidak memblokir alat jelajah dari situs Anda, meski secara tidak sengaja.

a. Menganalisis Robots.txt

Untuk memeriksa jika Anda belum diblokir alat jelajah, buka Robots.txt file Anda untuk melihat apakah ada agen pengguna dilarang, atau bagian dari situs Anda yang harus diindeks dimasukkan oleh kesalahan di area terlarang (banned area). Anda dapat memeriksa hal ini di filenya sendiri atau menggunakan Google Webmaster Tools untuk melihat URL mana yang terdaftar sebagai dilarang (banned).

 

b. Periksa 404 Error dan Pengalihan (Redirect)

Daerah lain yang umum terkena masalah adalah 404 error dan pengalihan (redirects). Meskipun Anda menjelajah situs Anda, perhatikan hal ini dan jika Anda menemukannya, langsung memperbaikinya. Adapun pengalihan, seperti yang Anda tahu, ada pengalihan yang baik dan yang buruk. Oleh karena itu, pastikan Anda menggunakan yang baik saja (yaitu 301) dan pengalihan tidak buruk, seperti 302, meta refresh redirects, JavaScript – based atau sesuatu yang serupa.

 

c. Periksa Sitemap XML

Sitemap XML adalah sesuatu yang terlalu penting untuk diabaikan. Inilah sebabnya, audit SEO tidaklah lengkap tanpa memeriksa apakah sitemap XML Anda sudah up-to-date, mudah dibaca, dan berfungsi. Sitemap XML Anda harus berisi hanya halaman yang benar-benar ada di situs Anda dan semua halaman yang ingin Anda indeks harus disertakan dalam sitemap. Setiap penyimpangan dari aturan ini berpotensi menjadi masalah, sehingga Anda perlu untuk menemukan dan memecahkan sekarang.

Juga, periksa apakah XMLmap Anda disampaikan ke search engine. Anda mungkin memiliki XML sitemap yang sempurna tetapi jika tidak digunakan oleh search engine, membuatnya menjadi sia-sia.

 

d. Web Design / Pengembangan Audit

Ketika kita membahas ketersediaan, kita tidak dapat mengabaikan faktor yang sangat penting tersebut, seperti arsitektur situs, kecepatan loading, uptime, penggunaan Flash / JavaScript. Arsitektur situs Anda secara langsung berkaitan dengan ketersediaan – lebih banyak menu dan submenu yang Anda miliki, semakin sulit untuk mengaksesnya (dan semua sama, lebih banyak link yang rusak).

Jika situs Anda membutuhkan waktu yang lama untuk memuat (loading) dan / atau sering down, hal ini juga merupakan suatu hal yang membuat pengguna manusia dan spider search engine malas untuk datang ke situs Anda, sehingga masalah ini juga perlu diperbaiki secepat mungkin. Temukan saja tempat hosting yang baik dan masalah Anda selesai.

Flash dan JavaScript adalah dua mimpi buruk utama untuk SEO profesional dimanapun. Sementara penggunaannya tidak dapat dihindari sepenuhnya, jika ada Flash– atau navigasi berbasis JavaScript, ini merupakan mantra masalah besar untuk SEO dan audit SEO harus melihat masalah ini sebagai suatu masalah parah yang perlu diperbaiki.

Selain aksesibilitas, indexibility suatu situs juga sesuatu yang Anda perlu periksa, ketika Anda melakukan audit SEO.

 

e. Periksa Jumlah Halaman yang Ter-indeks oleh Search Engine

Cara paling sederhana untuk memeriksa jumlah halaman yang diindeks oleh search engine tertentu adalah dengan mengetikkan ini di kotak pencarian:

site:yoursite.com

di mana Anda ganti yoursite.com dengan nama asli situs Anda..

Perintah ini memberikan Anda jumlah halaman dari situs Anda yang terindeks oleh search engine. Jika jumlah halaman yang terindeks oleh search engine mirip dengan jumlah halaman yang sebenarnya di situs Anda, ini adalah hal yang paling baik karena menunjukkan bahwa situs Anda terindeks dengan sukses.

Jika jumlah halaman yang terindeks oleh search engine jauh lebih kecil dari jumlah sebenarnya pada halaman di situs Anda, ini menunjukkan bahwa banyak halaman yang tidak dapat diakses dan Anda perlu memeriksa mengapa hal ini terjadi.

Jika jumlah halaman yang terindeks oleh search engine adalah jauh lebih besar daripada jumlah sebenarnya pada halaman di situs Anda, ini menunjukkan Anda memiliki banyak duplikat konten yang perlu untuk membersihkan secepat mungkin. Cukup gunakan site:yoursite.com&start=990 untuk melihat apakah Google akan melaporkan duplikat konten.

Jika Anda tidak menemukan apa-apa ketika Anda mengetikkan perintah site:yoursite.com, Anda bisa merasa panik karena (kecuali ini adalah situs baru) ini biasanya berarti satu hal – Anda telah dikeluarkan dari indeks search engine. Ini adalah penalti yang paling parah yang bisa didapat untuk suatu situs! Jika hal ini terjadi pada Anda, cek di sini bagaimana untuk melanjutkan.

 

2. Menganalisis Faktor Peringkat On-Page

Kelompok faktor peringkat on-page sangat besar dan juga penting. Kita bisa menambahkan lebih banyak faktor on-page tapi berikut adalah hal-hal dasar yang Anda tidak boleh Anda lewatkan:

a. URL Situs

URL situs harus user friendly (yaitu tidak ada URL dinamis, jika memungkinkan), dengan keyword yang relevan di dalamnya, dan tidak tumpang tindih (yaitu tidak ada dua URL yang menunjuk ke halaman yang sama, kecuali jika Anda menggunakan redirects karena bagi search engine ini adalah duplikat konten).

 

b. Konten Halaman

Konten halaman adalah topik sendiri karena Anda dapat mencurahkan banyak waktu untuk melakukan SEO audit pada konten Anda. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan ada banyak tapi yang utama meliputi:

  • Apakah konten Anda tipis – yaitu apakah Anda memiliki halaman yang hanya beberapa kata/kalimat dari konten?
  • Apakah konten Anda unik – yaitu apakah situs lain dalam niche Anda memiliki hal-hal yang sama atau tidak?
  • Apakah konten Anda penuh dengan keyword – yaitu apakah Anda memiliki kepadatan keyword yang baik untuk target keyword Anda (namun tanpa harus melakukan spamming keyword ya)?
  • Apakah keyword Anda muncul di tempat yang tepat – yaitu pada judul dan paragraf pertama?
  • Apakah Anda memiliki duplikat konten pada halaman dan/atau pada website – yaitu jika Anda menggunakan footer/sidebar yang sama pada setiap halaman, ini juga terhitung sebagai duplikat konten, meskipun tentu tidak terlalu parah dibandingkan memiliki dua atau lebih artikel yang sama dalam situs.

 

c. Link Outbound (Link Keluar)

Kuantitas dan kualitas dari link keluar sangat penting. Inilah sebabnya mengapa Anda perlu untuk memeriksa bahwa Anda tidak memiliki link keluar lebih dari 1 per 500-1.000 kata dari teks dan link ini menunjuk ke sebuah situs terkemuka. Tentu saja, Anda dapat menggunakan nofollow untuk link keluar tetapi masih ini bukan jaminan karena tidak semua search engine (bahkan Google sendiri) menghormati itu setiap saat.

 

d. Meta Tags

Meta tag yang sering diremehkan tetapi mereka memang penting untuk membuat peringkat yang baik. Misalnya, Anda mungkin ingin memastikan bahwa setiap halaman memiliki meta description yang unik. Anda juga harus memeriksa bahwa tag <title> diisi dengan nama halaman yang dituju.

 

e. Images, JavaScript dan lain-lain

Selain teks pada halaman, Anda juga perlu memeriksa unsur-unsur non – teks, seperti gambar, video, Flash, JavaScript atau apa pun yang mungkin Anda gunakan untuk menyempurnakan halaman Anda. Gambar dan video harus memiliki penjelasan yang baik dalam tag alt, dan JavaScript dan Flash harus diindeks.

 

3. Menganalisis Faktor Peringkat Off-Page

Faktor on-page memang penting dan analisis yang mereka butuhkan tentu membutuhkan banyak waktu. Namun, faktor peringkat off-page juga tidak kalah penting tetapi kabar baiknya adalah bahwa analisis yang dibutuhkan untuk faktor peringkat off-page tidak terlalu memakan waktu yang banyak. Berikut adalah beberapa faktor peringkat off-page yang perlu Anda pertimbangkan.

 

a. Jumlah dan Kualitas Backlink

Jumlah dan kualitas backlink sangat amat penting. Inilah sebabnya, ketika Anda melakukan audit SEO, Anda harus memeriksa hal-hal ini:

  • Apakah backlink Anda berasal dari situs terkemuka di niche Anda?
  • Apakah Anda memiliki banyak domain backlinking yang unik atau apakah link Anda datang dari hanya beberapa domain yang unik?
  • Apakah Anda memiliki backlink yang beracun (yaitu link dari yang buruk/spam)?
  • Apakah Anda memiliki backlink nofollow (Anda harus memilikinya karena jika tidak, hal ini sangat mencurigakan)
  • Apakah backlink Anda memiliki kata kunci pada anchor text dan apakah kata kunci tersebut berbeda satu sama lain?

Jika Anda memiliki backlink dalam jumlah yang besar, Anda mungkin memerlukan banyak waktu untuk menganalisis mereka. Untuk membuat pekerjaan Anda lebih mudah, Anda memerlukan alat pengecekan backlink yang baik, misalnya yang satu ini.

 

b. Posisi dalam Layanan Ranking yang Diakui

Bahkan jika situs Anda memiliki profil backlink yang baik, tidak berarti itu adalah situs peringkat yang baik. Selain peringkat Anda dengan Google dan search engine lainnya, salah satu faktor lagi yang perlu dipertimbangkan tentang posisi Anda di Web adalah bagaimana layanan peringkat terkemuka, seperti Alexa, PR, Otoritas Page, Otoritas Domain dan lain-lain peringkat Anda.

 

c. Keberadaan di Media Sosial

Sosial media, seperti Twitter, Facebook, Slideshare, Pinterest, dan jejaring sosial lainnya (dan beberapa social bookmarking) situs adalah indikator yang baik tentang popularitas situs Anda. Jika Anda memiliki banyak pengikut di situs tersebut dan baik jumlah reposts, ini adalah nilai plus.

 

4. Bandingkan Diri untuk Kompetisi

Akhirnya, langkah terakhir dalam proses audit SEO adalah untuk melihat bagaimana Anda dibandingkan dengan pesaing Anda. Ini juga merupakan langkah yang memakan waktu banyak, terutama jika Anda memiliki banyak pesaing tetapi Anda tidak boleh melewatkannya begitu saja. Untuk mempelajari bagaimana menganalisis pesaing Anda, periksa artikel ini.

Audit SEO ini pasti mengambil banyak waktu dan usaha tetapi ini tidak sia-sia. Anda punya informasi berharga yang dapat menghemat jam kerja yang panjang berarti. Sekarang, menempatkan semua kesimpulan audit secara tertulis, menyimpan file-file di suatu tempat yang aman, sehingga ketika Anda memutuskan untuk melaksanakan audit lain di masa depan, Anda memiliki sesuatu untuk membandingkan. Audit SEO bisa sangat memakan waktu, tetapi akan lebih baik jika Anda melakukannya secara teratur, yaitu sebulan sekali atau tiga bulan sekali karena dengan begini Anda akan tahu bagaimana keadaan Anda dan akan menyelamatkan diri sendiri untuk melakukan kegiatan SEO yang tidak memiliki dampak (positif) pada peringkat Anda.

 






One Comment to Bagaimana Caranya Melakukan Audit SEO

  1. Abdul says:

    Tips yang bagus dan patut diterapkan nih ^_^

    Terima Kasih