Optimasi Situs Flash

optimasi-situs-flash

 

Jika ada sesuatu yang benar-benar bisa membedakan ahli SEO dan desainer Web adalah Flash. Tidak diragukan lagi teknologi yang canggih yang bisa memasukkan suara dan gambar di situs, animasi Flash adalah mimpi buruk yang nyata bagi para ahli SEO.

Alasannya cukup jelas, search engine tidak dapat mengindeks (atau setidaknya tidak mudah) isi di dalam file Flash kecuali Anda memasukkan berupa teks ke dalam file animasi Flash, Anda hanya dapat mengandalkan teks ini saja untuk meningkatkan peringkat Anda.

Tentu saja, ada workaround tapi itu sampai search engine mulai mengindeks animasi Flash seolah-olah mereka teks biasa, workaround ini hanya cara yang canggung untuk mengoptimasikan situs Flash, meskipun tentu mereka lebih baik daripada tidak sama sekali.

 

Mengapa Search engine Tidak Menyukai Situs Flash?

Search engine tidak suka situs flash bukan karena kualitas artistik mereka, tetapi karena animasi Flash yang terlalu rumit untuk dipahami oleh spiderSpider tidak dapat mengindeks animasi Flash secara langsung, seperti yang biasa mereka lakukan dengan halaman teks biasa. Spider mengindeks nama file (Anda dapat menemukan ribuan file seperti ini di internet), tetapi tidak dengan isi di dalamnya.

Animasi Flash muncul dalam format biner proprietary (swf). Dan spider tidak dapat membaca bagian dalam file Flash, setidaknya tidak tanpa bantuan. Dan bahkan dengan bantuan, tidak menghitung bahwa spider akan menjelajah dan mengindeks semua konten Flash. Ini berlaku untuk semua search engine. Mungkin ada perbedaan dalam bagaimana search engine mempertimbangkan relevansi halaman tetapi dalam pendekatan mereka untuk Flash, setidaknya untuk saat ini, search engine benar-benar sependapat, mereka membencinya tapi mereka mengindeks bagiannya.

 

Apa yang (Tidak) Menggunakan Flash?

Terlepas dari kenyataan bahwa animasi Flash bukan favorit spider, ada kasus ketika sebuah animasi Flash layak untuk upaya SEO. Tetapi sebagai aturan umum, tetap saja animasi Flash minimal. Dalam hal ini semakin kurang menjadi lebih baik dan search engine bukan satu-satunya alasan. Pertama, animasi Flash, terutama banner dan iklan lainnya, menarik perhatian pengguna dan umumnya cenderung mengabaikannya. Kedua, animasi Flash boros. Mereka mengkonsumsi banyak bandwidth  dan meskipun era dial up telah berlalu bagi sebagian besar pengguna, koneksi 1 mb ke atas masih belum jadi standar.

Pada dasarnya, desainer harus tetap menerima kenyataan bahwa Flash bagus untuk meningkatkan kualitas sebuah kisah, tetapi tidak bisa menceritakannya, misalnya Anda memiliki beberapa teks sebagai poin utama sebuah kisah (dan keyword yang Anda optimasikan) dan kemudian Anda memiliki animasi Flash untuk menambah detail lebih lanjut atau representasi visual dari kisah tersebut. Sehubungan itu, dosa terbesar SEO adalah memiliki situs yang seluruhnya dibuat di Flash! Hal ini tidak bisa dimaafkan dan bahkan jangan bermimpi memiliki peringkat yang tinggi.

Yang termasuk “Tidak” lainnya dengan menggunakan Flash adalah untuk navigasi. Hal ini berlaku tidak hanya untuk halaman awal, di mana dahulu sempat menjadi trend di mana situs memiliki splash dari animasi Flash yang cantik dengan link eksternal juga. Meskipun kesalahan yang terjadi lebih umum dengan menggunakan gambar dan / atau javascript untuk navigasi, banner dan animasi Flash tidak boleh digunakan untuk mengarahkan pengguna dari satu halaman ke halaman lainnya. Link teks adalah satu-satunya cara yang disetujui SEO untuk membangun navigasi situs.

Workaround untuk Mengoptimasikan Situs Flash

Meskipun workaround bukan sebuah solusi, situs Flash masih dapat dioptimasikan. Ada beberapa pendekatan untuk ini :

  • Masukan metadata

Pendekatan yang sangat penting, meskipun sering diremehkan dan disalahpahami. Meskipun metadata tidak begitu penting bagi search, alat-alat pengembang Flash memungkinkan menambahkan metadata dengan mudah untuk animasi Anda, sehingga tidak ada alasan untuk meninggalkan metadata kosong.

  • Sediakan halaman alternatif

Situs yang baik itu memiliki suatu keharusan untuk memberi pilihan halaman html dan tidak memaksa pengguna untuk menonton animasi Flash. Mempersiapkan halaman ini membutuhkan lebih banyak pekerjaan tapi layak mendapat imbalan karena tidak hanya pengguna, tapi search engine tentunya juga hanya akan melihat halaman html.

  • Flash Search engine SDK

Ini adalah sabuk pengaman kehidupan. Alat yang paling canggih untuk mengambil teks dari animasi Flash. Salah satu aplikasi yang memudahkan di Flash Search engine SDK adalah alat bernama swf2html. Seperti yang tersirat di namanya, alat ini mengekstrak teks dan link dari file Flash dan menulis output menjadi dokumen HTML standar, sehingga menghemat waktu dan tenaga untuk melakukannya secara manual.

Namun, Anda masih harus melihat hasil ekstrak dan memperbaikinya, jika perlu. Sebagai contoh, urutan teks dan link diatur mungkin perlu sedikit restrukturisasi untuk menempatkan konten kaya keyword pada judul dan heading atau di awal halaman.

Juga, Anda perlu memeriksa apakah ada duplikasi konten antara kalimat yang diekstrak dan paragraf. Warna teks font yang diekstrak juga bisa menjadi masalah lain. Jika warna teks font diekstrak sama dengan warna latar belakang, teks akan tersembunyi.

  • SE- Flash.com

Berikut adalah alat yang secara visual menunjukkan mana bagian dari file Flash yang bisa terlihat oleh search engine dan mana yang tidak. Alat ini sangat berguna, bahkan jika Anda sudah memiliki Flash Search engine SDK karena dapat memberikan satu pemeriksaan lagi untuk keakuratan teks yang diekstraksi. Selain itu, belum diketahui secara pasti bahwa Google dan search engine lainnya menggunakan Flash Search engine SDK untuk mendapatkan konten dari file Flash, sehingga alat ini bisa memberikan hasil yang sama sekali berbeda dari yang SDK hasilkan.

Pendekatan ini hanya beberapa contoh yang paling penting tentang bagaimana mengoptimasikan situs Flash. Ada banyak pendekatan lain juga. Namun, tidak semuanya brilian dan jelas atau dapat diklasifikasikan pada batas etika SEO, misalnya mambuat layer teks yang tak terlihat yang dikirimkan ke spider bukan animasi Flash itu sendiri. Meskipun teknik ini tidak salah, seperti tidak ada duplikasi atau konten palsu, sangat mirip dengan cloaking dan pintu masuk halaman dan lebih baik hindari.






Comments are Closed