Tutorial Agar Sembuh Dari Penyakit LGBT

Tutorial Agar Sembuh Dari Penyakit LGBT
Tutorial Agar Sembuh Dari Penyakit LGBT

Sumber Gambar: howcoolbrandsstayhot.com

Assalamualaikum Wr Wb. LGBT merupakan kepanjangan dari Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender. Penyakit yang satu ini sebelumnya sudah dilegalkan di negara Barat sana, kalau tidak salah Amerika. Dan di negara kita, yaitu negara Indonesia yang tercinta, telah marak dengan fenomena LGBT ini. Saya membuat artikel ini berdasarkan opini saya sendiri. Saya pribadi bukan seorang LGBT atau pun mantap LGBT, Alhamdulilah Saya masih normal, masih suka dengan wanita.

Artikel ini saya buat juga agar Kita semua InsyaAllah terhindar dari penyakit LGBT, dan bagi para pembaca semua yang sudah terlanjur terkena penyakit macam ini, semoga sembuh ya, karena Allah SWT itu menciptakan kita berpasang-pasangan.

Tutorial Agar Sembuh Dari Penyakit LGBT

Seperti yang saya katakan tadi bahwa saya membuat postingan ini bukan karena saya ini pro-LGBT(pendukung LGBT), saya juga bukan seorang LGBT, dan saya pun bukan seorang mantan pengidap LGBT. Saya membuat konten semacam ini agar teman-teman pembaca yang memiliki “penyakit” LGBT ini bisa sembuh. Oke langsung saja, ini dia tutorial agar sembuh dari penyakit LGBT.

1. Bergaul Dengan Para Lelaki Shaleh

Oke, cara pertama adalah dengan bergaul dengan para lelaki yang shaleh. Kenapa? Karena dengan bergaul dengan mereka, tentu membuat kita terbawa lingkungan yang pada akhirnya mungkin muncul kesadaran diri bahwa suka sesama jenis adalah hal benar-benar di larang dalam Islam.

2. Menanamkan Jiwa Bahwa Suka Sesama Lelaki Itu Menjijikan

Yang ke dua adalah dengan menanamkan jiwa bahwa suka sesama lelaki itu menjijikan dan keji. Ya, mungkin bagi para pembaca sekalian yang dirinya bukan gay, pasti memiliki argumen seperti saya, bahwa pastinya orang yang suka sesama jenis seperti ini adalah hal yang menjijikan.

3. Rajin Sholat

Cara yang selanjutnya, saya yakin yang satu ini ampuh, yaitu rajin sholat, memohon ampunan kepada Allah SWT, dan memiliki tekad untuk berubah yang tinggi.

4. Rajin Membaca Al-Qur’an

Al-Qur’an merupakan kitab yang berisi firman Allah SWT yang tentu merupakan petunjuk untuk manusia di Bumi ini. Kita juga harus senantiasa mengimani bahwa Al-Qur’an itu benar. Dengan membaca Al-Qur’an dan juga mempelajarinya(membaca juga terjemahan Al-Qur’an), maka InsyaAllah, Kamu akan sembuh dari penyakit LGBT ini.

5. Memohon Ampunan Kepada Allah SWT

Jika Kamu sudah bertekad untuk tidak menjadi seorang LGBT, maka mohon ampunan dan mohon pertolongan kepada Allah SWT. Mumpung Kita masih diberi hidup dan belum dipanggil oleh Allah SWT, maka dari itu cepat-cepatlah bertobat.

6. Membatasi Pergaulan

Yang selanjutnya adalah dengan cara membatasi pergaulan. Bila Kamu seorang LGBT dan sudah ada niat ingin bertobat, dan Kamu mungkin masih bergabung di suatu komunitas LGBT, maka keluarlah dari komunitas LGBT tersebut, entah itu komunitasnya online atau pun offline(komunitas yang ada di dunia, jadi bukan berada di dunia maya). Seperti yang saya katakan tadi, berusahalah bergaul dengan para pria shaleh.

7. Perdalami Ilmu Agama

Ilmu Agama adalah suatu ilmu yang sangat penting sebagai petunjuk umat manusia. Maka dari itu, dengan memperdalam ilmu Agama, InsyaAllah Kamu akan sembuh dari penyakit LGBT ini.

Kesimpulan

Oke, bisa ditarik kesimpulan bahwa, agar para pembaca sekalian sembuh dari penyakit LGBT ini, maka Kamu harus memperdalam ilmu Agama serta selalu bertawakan kepada Allah SWT. InsyaAllah setelah Kamu memperdalam ilmu Agama, maka penyakit LGBT ini akan hilang dari diri Kamu. Ingat lah kepada kisah Nabi Luth di mana Allah SWT menghukum atau memberi azab kepada kaum Nabi Luth yang pada kala itu kaum Nabi Luth yang gendernya pria suka terhadap pria lain.

Baiklah, terima kasih Kamu sudah membaca artikel ini. Semoga Allah SWT merahmati kita, dan memberikan hidayah kepada saya dan kepada Kamu yang sekarang ini(maaf) mengidap penyakit LGBT ini. Bila ada hal yang membuat Kamu tersinggung, saya minta maaf, karena tujuan artikel ini saya buat untuk membuat para aktivis LGBT bisa kembali “normal” lagi. Sekali lagi minta maaf, dan terima kasih, Assalamualaikum Wr Wb.

Referensi:
Kisah Nabi Luth






Comments are Closed